Sabtu, 11 Juli 2015

BELANJA SEMBAKO DI SAN FRANCISCO

Berbelanja kebutuhan pokok merupakan salah satu aktivitas yang sangat kami nikmati selama tinggal di San Francisco. Banyak pilihan tempat berbelanja yang tersedia dan masing-masing memiliki konsep dan barang dagangan yang berbeda-beda dan punya ciri khas yang menarik.


1. Safeway


Jam buka: bervariasi, ada yang sampai 24 jam.
Sebagai salah satu jaringan supermarket terbesar di Pantai Barat, Safeway memiliki lebih dari 10 cabang di San Francisco. Seperti umumnya supermarket di Indonesia, perusahaan yang didirikan di California ini menjual bahan kebutuhan sehari-hari, mulai dari daging, sayur, buah, makanan siap saji, alat-alat rumah tangga, sampai obat-obatan. Di Safeway kami biasa membeli sayur, buah, ikan, daging, es krim, hingga tisu dan perlengkapan mandi.


2. Whole Foods Market


Jam buka: Senin-Minggu, pk. 08.00-22.00
Whole Foods merupakan supermarket Amerika yang menyediakan bahan-bahan natural dan organik sejak 1980. Sebagai kota yang sangat mementingkan gaya hidup sehat, San Francisco memiliki cabang Whole Foods terbanyak di California, yaitu 7 toko. 

Selain bahan makanan segar Whole Foods juga menyediakan makanan siap saji seperti salad, sop, sampai makanan utama (karbohidrat, lauk pauk, dan sayur mayur) yang dijual berdasarkan berat yang kita ambil. 

Tidak hanya makanan, di Whole Foods tersedia pula produk perawatan tubuh yang tentunya dibuat dari bahan natural dan ramah lingkungan juga. Karena kualitas produk yang prima, tidak heran apabila harga barang-barang di Whole Foods relatif lebih mahal daripada di supermarket lainnya. CeritaSF biasa belanja kopi di sini karena pilihannya komplit. Allegro, salah satu kopi favorit, merupakan produksi Whole Foods.



3. Trader Joe's


Jam buka: Senin-Minggu, umumnya pk. 08.00-21.00
Didirikan pada tahun 1958, Trader Joe's kini memiliki 457 toko yang setengahnya berada di California. Jika supermarket lain umumnya menyediakan 50.000 jenis barang untuk dijual, Trader Joe's hanya menyediakan 4.000 jenis, dan 80%-nya merupakan merek sendiri. Dengan demikian, Trader Joe's bisa membeli langsung dari produsen dan memotong jalur distribusi, sehingga harganya bisa lebih murah.
Trader Joe's memposisikan tokonya sebagai "your neighborhood grocery store". Sebagian besar produk yang ditawarkan adalah makanan, mulai dari bahan makanan segar dan organik, makanan beku, makanan impor, dan makanan "alternatif" yang tidak dijumpai di toko-toko lain. CeritaSF pernah membeli Sambal Matah khas Bali di Trader Joe's. Kebanyakan produk yang dijual di toko ini ramah lingkungan. 

Kami biasa ke Trader Joe's setiap minggu, terutama untuk membeli bekal sarapan (roti dan berbagai macam kue), telur, jus, roti, ham, dan mencoba makanan-makanan beku yang bervariasi, yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.


4. Richmond New May Wah Supermarket 


Alamat: 707 Clement Street, San Francisco, CA 94118
Jam buka: Senin-Minggu, pk. 07.30-19.30

May Wah ini merupakan surga belanja CeritaSF. Bisa dibilang 70% pengeluaran kami untuk membeli bahan makanan dibelanjakan di toko ini. Sesuai namanya yang berbau Cina, May Wah menyediakan segala bahan makanan Asia, mulai dari Cina, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, dan tidak ketinggalan tentunya Indonesia. Selain bahan makanan segar, seperti sayur mayur, buah-buahan, daging, ayam, dan ikan. May Wah juga menyediakan bahan makanan kering dan beku yang bervariasi. 


Mie instan favorit asal Indonesia tersedia dalam berbagai macam rasa. Bumbu instan dan sambal kemasan pun lengkap di sini. Rempah-rempah serta bahan baku yang diperlukan untuk memasak makanan Indonesia hampir semuanya ada, seperti: jahe, lengkuas, daun salam, sereh, bawang merah, cabe merah, cabe rawit, daun jeruk, daun pandan, dan lain-lain. 

Sayur-sayuran khas Asia juga ada, antara lain kacang panjang, labu siam, terong, gambas/oyong, pare, rebung, sampai pete. Dengan adanya May Wah, kami tidak terlalu merasa kangen kampung halaman, terutama makanan-makanannya.


5. Nijiya 


Alamat: 1737 Post Street, San Francisco, CA 94115
Jam buka: Senin-Minggu, pk. 10.00-20.00
Nijiya adalah supermarket Jepang yang berada di Japan Town, San Francisco. Segala bahan dan makanan siap saji khas Jepang tersedia disini, mulai dari nasi kotak (bento), sushi, sashimi, makanan ringan (misalnya Pocky dan Kit Kat green tea), sampai bumbu masak khas Jepang. CeritaSF sering ke Nijiya membeli daging sapi untuk bahan utama shabu-shabu, sukiyaki atau teppanyaki, bumbu-bumbu Jepang (kari dan shoyu) dan makanan beku (gyoza dan oden).




6. Farmers Market

Pasar yang menyediakan bahan makanan yang dijual langsung oleh para petani ke konsumen. Biasanya Farmers Market berupa tenda-tenda, booth atau meja tempat para petani menjual buah, sayur, daging, dan kadang-kadang makanan dan minuman siap saji. 

Farmers Market di San Francisco tersebar di tiap-tiap distrik, beberapa malah jadi daya tarik wisatawan seperti yang diadakan di Civic Center setiap Rabu atau di Ferry Building setiap hari Sabtu. CeritaSF biasa berbelanja buah-buahan organik serta roti di Farmers Market Clement setiap hari Minggu pagi.


7. Supermarket Diskon


- Smart & Final
Jam buka: Senin-Minggu, pk. 06.00-22.00
Smart & Final terkenal sebagai "gudang" para chef, pengusaha restoran dan pebisnis kuliner. Barang-barang di sini dijual dalam jumlah banyak atau porsi besar. CeritaSF suka membeli daging atau bacon di sini, selain croissant-nya yang menjadi favorit kami; selain rasanya enak, harganya pun murah. Di Smart & Final bisa ditemukan juga wine yang dikemas dalam botol besar (4 liter) dan harganya cuma $8/botol.





- Grocery Outlet (Bargain Market)
Jam buka: Senin-Minggu, pk. 08.00-21.00
Didirikan pada 1946 di San Francisco, Grocery Outlet kini memiliki 185 cabang. Produk yang dijual di Grocery Outlet biasanya barang-barang sisa musim lalu atau bahan makanan yang hampir mendekati tanggal kadaluarsa. Grocery Outlet membeli produknya langsung dari gudang pabrik, bukan dari toko ritel lain. 

Karena persediaan di toko tergantung stok berlebih dari produsennya, maka merek yang dijual berganti-ganti tiap saat. Berbagai macam wine dan bir banyak tersedia, dan menjadi favorit CeritaSF berbelanja di sini; selain barang-barang keperluan rumah tangga seperti tisu kamar mandi dan detergen.








Satu lagi tips dari CeritaSF, karena penggunaan kantong plastik dilarang di San Francisco, maka jangan lupa untuk selalu membawa kantong / tas belanja yang bisa dipakai ulang dari rumah saat mau pergi berbelanja. BYOB - Bring Your Own Bag!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar